Kamis, 18 Juni 2009

Tips mem-Format Flashdisk dengan File system NTFS




Format NTFS

Sebagian kita mungkin jarang memperhatikan tipe file sistem yang digunakan Flashdisk kita, apakah itu NTFS, FAT32 atau FAT. Untuk mengetahui file sistem yang digunakan, klik kanan Flashdisk di Windows Explorer dan pilih Properties. Di sana terlihat tipe File System yang digunakan.

Tetapi ketika kita akan mencoba mem-format melalui windows Explorer, mungkin disana tidak ada menu NTFS, adanya hanya FAT32 dan FAT. Bagaimana cara mem-format NTFS dan apa bedanya dengan FAT32 dan juga FAT ?

fat32-file-system



Mengapa NTFS ?

NTFS merupakan format file system Windows terbaru setelah FAT32, dan mempunyai beberapa kelebihan seperti kemampuan menyimpan tambahan informasi mengenai file/folder (metadata), fitur keamanan, kompresi data, struktur yang lebih baik dan lainnya.

Selain itu, tipe NTFS bisa digunakan untuk mem-format ukuran yang lebih besar, Untuk FAT hanya 2 GB, FAT32 8 TB ( 8.000 GB), sedangkan NTFS bisa sampai 16 EB ( 16 juta TB ). Meskipun demikian, tetap saja NTFS ada kekurangannya, seperti tidak terbaca di Win9x dan proses baca tulis ke disk yang lebih sering.

Karena tiap file/folder menyimpan informasi yang lebih banyak (metadata), maka proses baca tulis tiap file/folder akan lebih sering daripada tipe FAT32 atau FAT, sehingga untuk flashdisk, mempengaruhi umur (daya tahan). Mengingat Memory Flashdisk mempunyai batasan baca tulis. ( artikel tentang menjaga flashdisk agar lebih awet bisa dibaca disini : Karakteristik dan Tips menjaga Flashdisk lebih awet )

Mengaktifkan format NTFS di Windows Explorer

Bisa saja kita mem-format USB Flashdisk dengan tipe NTFS dengan bantuan HP USB Format Tools. Tetapi sebenarnya Windows Explorer bisa melakukannya. Untuk mengaktifkannya bisa diikuti langkah berikut

  1. Buka System Properties dengan cara Klik kanan My Computer > Properties (atau dengan tombol Keyboard Win + Break )
  2. Buka tab Hardware kemudian klik tombol Device Manager
  3. Pilih Disk Drive dan pilih Flashdisk yang ingin di format dengan NTFS, klik kanan, pilih Properties.
  4. Setelah terbuka pilih Tab Policies
  5. Pilih Optimize for performance dan klik OK

    usb-device-properties
  6. Setelah itu coba klik kanan Drive flashdisk di windows Explorer dan pilih menu Format, maka disana seharusnya sudah muncul File System NTFS.

Yang perlu diperhatikan adalah ketika opsi ini diaktifkan, setiap mencabut flashdisk harus selalu melalui Safety Remove Hardware. Jika pilihan adalah “Optimize for quick removal” maka sebenarnya flashdisk bisa langsung dilepas, tanpa Safety Remove hardware

Test antara NTFS, FAT32 dan FAT

Saya telah mencoba beberapa perbandingan (terutama proses meng-copy data) dengan tipe yang berbeda-beda, dan hasilnya sebagai berikut :

  • Copy 11 file (ukuran masing-masing sekitar 170 MB) total sekitar 1.8 GB
    NTFS 04:44 ( 4 menit 46 detik )
    FAT32 05:09 ( 5 menit 9 detik)
    FAT 04:46 ( 4 menit 46 detik)
  • Copy 1.297 files (ukuran antara 1 KB sampai 23 KB) dengan total 8,23 MB
    NTFS 29 detik
    FAT32 56 detik
    FAT 58 detik
  • Kapasitas setelah di Format
    NTFS 2.038.044.672 bytes Used space 12.937.216 bytes (12.3 MB)
    FAT32 2.046.959.616 bytes Used space 4.096 bytes (4.00 KB)
    FAT 2.050.686.976 bytes Used Space 0 bytes

Terlihat proses copy data dengan NTFS, relatif lebih cepat, tetapi ukuran setelah di format sedikit lebih kecil karena memang diperlukan space tambahan yang lebih besar untuk informasi file/folder (metadata). Jika flashdisk sering digunakan untuk proses baca tulis dan tidak begitu memerlukan fitur-fitur NTFS, seperti keamanan data, maka memilih tipe FAT32 mungkin akan lebih baik.

sbr dr ebsoft.web.id

Read More......

Daftar link download driver berbagai Laptop (Notebook)

Ini tentang Daftar link download driver berbagai Motherboard, Terkadang karena berbagai hal kita harus mencari driver tersendiri, entah karena tidak disertakan CD/DVD, downgrade ke windows XP atau ketika hanya disertakan driver windows Vista dan lainnya.


Berikut daftar link download driver berbagai laptop/notebook populer, terutama di Indonesia.

Sebelum mencari driver notebook/laptop hal penting yang perlu diketahui adalah merk dan tipe produk tersebut. Merk biasanya tertulis di dekat layar LCD, di cover depan atau di sekitar keyboard termasuk juga tipe. Sering juga tipe tertera di bagian bawah notebook baik yang dituliskan dalam sticker atau langsung tertulis di laptopnya.

Dengan mengetahui merk dan tipe notebook/laptop, maka coba mencari driver dari venfor resmi sebagai berikut :

Jika dari link download resmi diatas tidak ditemukan driver laptop yang diinginkan, mungkin masih bisa dicari dari blog, website lain melalui google.

sumber dr ebsoft.web.id

Read More......

Senin, 15 Juni 2009

PENGUMUMAN KELULUSAN SMK NEGERI 1 SIDOARJO TAHUN 2008/2009


bagi yang membutuhkan SURAT KETERANGAN LULUS untuk melanjutkan kuliah, bisa datang langsung ke bagian Administrasi.

Read More......

Kamis, 11 Juni 2009

Cara Upgrade Gratis prosesor jadi pentium 5

Pingin tahu cara Upgrade Gratis Prosesor jadi Pentium 5

waw?
tertarik untuk mencoba?
caranya sangat mudah :
Caranya
1. buka Run, setelah itu ketik regedit disana.
2. kemudian buka folder per bagian seperti dibawah ini :
regedit > HKLM > Hardware > description > System > CentralProcessor >0>ProcessorNameString



Ganti tulisan yang "ProcessorNameString" sesuai dengan keinginan kalian, Pentium 6 pun bisa, Core2Quad atau apalah terserah.
koq terserah?emang ngaruh pada kecepatan.
Ternyata ini hanya untuk (made On) Tampilan komputer saja, tidak akan berpengaruh apapun terhadap kecepatan komputer anda.
thanx nya di butuhkan bro tapi timbangan nya di isi juga gpp... (forum indowebster.web.id)

Read More......

Minggu, 12 April 2009

Banyuwangi

PULKAM trus Jalan - jalan dibanyuwangi

DAM Blokagung Banyuwangi

DAM Blokagung

Pantai Lampon Banyuwangi








Read More......

Kamis, 12 Februari 2009

Disk Cloning Software pakai Acronis True Image 10




Acronis True Image

Sebelumnya pernah ditulis tentang Easeus Partition Manager, software untuk kloning hardisk. Jika anda memerlukan software dengan fitur lebih lengkap, maka bisa menggunakan Acronis True Image, software ini sebenarnya berbayar, tetapi saat ini kita bisa mendapatkan lisensi gratis Acronis True Image Personal 10.

Versi gratis ini diberikan setelah Acronis merilis versi terbarunya Acronis True Image Home 2009.

Acronis True Image memberikan berbagai fitur seperti hard disk/drive, recovery dari data backup, Membuat Acronis secure Zone, Membuat Bootable Rescue Media dan lainnya.

acronis-true-image

Fitur-Fitur Acronis True Image Personal

Backup

Fitur Backup ini dapat digunakan untuk membackup data, baik seluruh hardisk, pertisi tertentu termasuk sistem operasi dan program yang di install didalamnya, yang bsia kita restore nantinya tanpa harus install windows dan programnya lagi.

Recovery

Recovery ini dimaksudkan untuk recovery data/partisi yang mungkin rusak dari arsip backup (image) yang telah dibuat sebelumnya, jadi bukan untuk recovery file seperti umumnya.

Validasi Arsip/data backup

Fitur ini untuk mengecek (validasi) backup data yang telah dibuat. Tetapi tidak hanya itu saja, kita juga bisa mengexplore data didalamnya, me-Mount Image ( menjadikan image yang telah dibuat menjadi Driver virtual yang bisa kita akses seperti drive biasa, serta UnMount juga disediakan.

Membuat Bootable Media

Dengan fitur ini kita bisa membuat file ISO atau Bootable CD, jika nanti kita perlu mengakses backup/image yang telah dibuat langsung dengan booting melalui CD, atau jika kita tidak bisa mengakses windows ( tidak bisa booting secara normal).

Selain fitur diatas, Acronis True Image juga disertai dengan tools lain yang menarik. Salah satunya Acronis Secure Zone. Dengan fitur ini kita bisa membuat alokasi hardisk yang aman untuk backup, karena alokasi hardisk ini tidak akan bisa diakses oleh sistem operasi secara biasa, jadi data aman dari virus, salah hapus, dan sebagainya.

Via Indowebster Download Acronis True Image 10

Tawaran ini sebenarnya merupakan promosi yang utamanya disediakan untuk Pembaca Personal Computer World, majalah teknologi yang berada di Inggris, tetapi bisa di akses siapa saja. Saya dulu ketika kuliah juga pernah menjadi pembaca Majalah ini :)

sumber dari www.ebsoft.web.id


Read More......

Senin, 02 Februari 2009

Kloning Hardisk / Sistem Operasi dengan EASUS Disk Copy


Easus Disk Copy

Install ulang merupakan pekerjaan yang kadang cukup melelahkan dan menyita waktu, tetapi terkadang hal itu harus dilakukan, misalnya karena komputer terkena virus dan sudah sangat parah, ingin sistem operasi tampil lebih “fresh”, menginstall di komputer lain lebih cepat dan lainnya. Jika hanya Install Sistem operasi saja, mungkin satu jam bisa selesai, tetapi selain itu juga perlu di install driver-driver komputer yang perlu waktu.

Cara tercepat dan mudah adalah dengan kloning hardisk,

sehingga setiap saat perlu install ulang, tinggal membuka backup yang sudah dibuat dan restore sistem operasi. Hal ini lebih memudahkan dan menyingkat waktu. Salah satu cara adalah dengan Bootable CD EASUS Disk Copy.

Easus Disk Copy merupakan Bootable CD yang menyediakan fasilitas copy hardsk/partisi sektor per sektor tanpa melihat Sistem operasi, file system dan skema partisi. Dengan fitur copy sector-by-sector maka akan memastikan hasil copy-an akan sama 100% dengan aslinya. Sehingga Easus Disk Copy bisa digunakan untuk meng-copy, cloning atau mengupgrade sistem yang ada di hardisk yang kecil ke hardisk yang baru dengan ukuran yang lebih besar. Semua data akan tercopy, termasuk file yang telah dihapus, file yang hilang dan yang tidak terakses.



Fasilitas Utama ( Main Features)

  • Copy semua hard drive
  • Partition clone
  • Sector by sector copy
  • Safe, simple and fast

Fasilitas terbaru

  • Mendukung IDE, SATAI, SATAII, SCSI, Firewire(IEEE1394) dan USB drives
  • Mendukung Partition Copy
  • Mendukung Dynamic Disk
  • Mendukung Inaccessible disk copy
  • Mendukung booting dari CD Rom
  • Antarmuka yang User Friendly
  • Fasilitas Relay disk space jika target disk space tidak cukup

Disk Copy juga mampu meng-copy ke eksternal USB Drive, seperti flashdisk, Hardisk Eksternal dan sejenisnya. Ukuran file download yang bertipe *.ISO (yang nantinya akan di burning ke CD) relatif kecil, sekitar 20 MB, sehingga cukup mudah di peroleh. Untuk mencoba silahkan Download Easus Disk Copy.

Bagaimana mem-Burning file ISO (membuat Bootable CD) ?

Untuk mem-burning file ISO, maka bisa digunakan fasilitas Burn Image (jika menggunakan aplikasi seperti Nero) atau untuk lebih mudahnya gunakan salah satu software kecil, portable dan gratis berikut :

Ketika burning file ISO, lebih baik menggunakan kecepatan yang paling rendah, misalnya 1X atau 2X untuk lebih menjamin keberhasilan membuat Bootable CD (http://ebsoft.web.id)




Read More......