Selasa, 20 Januari 2009

Virus Shortcut

Beberapa hari yang lalu, teman saya ada yang mengeluhkan komputernya terkena virus yang tidak mempan diperbaiki menggunakan anti virus apapun. Setelah kontak teman-teman, ada yang menemukan solusi jitu terkait dengan virus ini. Sebut saja nama virusnya VIRUS SHORTCUT, karena virus tersebut membuat shortcut dari folder yang ada di hardisk. Namun shortcut tersebut jika dilihat property-nya akan mengarah pada link virus yang bersarang di windows/system32. Teman saya sudah berupaya mencari update berbagai macam anti virus termasuk yang selama ini kami gunakan yaitu PCMAV dan NOD32 terbaru untuk menghilangkan virus ini. Namun ternyata upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Dengan upaya keras mencari berbagai informasi dari internet, akhirnya ditemukan solusi untuk membasmi virus ini, meskipun dilakukan secara manual dan benar-benar menyita waktu karena setelah berhasil menghapus virus, proses selanjutnya adalah mencari (search) satu persatu shortcut tipuan tersebut dari harddisk dan kemudian menghapusnya secara manual pula.

Adapun Ciri - Ciri Virus Shortcut tersebut adalah:

Pertama-tama, setelah menginfeksi komputer, dia akan membuat file induk database.mdb di My Documents

Yang kedua adalah virus tersebut akan membuat file autorun.inf di setiap drive harddisk, flash disk, dan folder tanpa kecuali

Yang ketiga adalah dia akan membuat file Thumb.db (hati-hati, perhatikan bahwa file ini tanpa huruf s sedangkan thumbnail cache yang asli di komputer memiliki tambahan huruf s alias thumbs.db) di setiap folder

Untuk memancing korban, dia akan membuat file Microsoft.lnk dan New Harry Potter and….lnk di setiap folder yang jika dieksekusi akan langsung mengaktifkan virus tersebut.

Seperti halnya virus-virus lokal lainnya, dia akan membuat duplikat setiap folder namun kali ini bukan dengan ekstensi .exe melainkan extensi .ink alias shortcut.

Pada task manager terdapat proses services wscript.exe yang sedang berjalan. Dalam kondisi normal, tidak ada proses seperti ini.

Langkah - Langkah pembasmian:

1. Matikan System Restore. Sejak dulu saya selalu mematikan system restore segera setelah proses instalasi windows. Untuk keperluan backup dan imaging system, saya lebih memilih menggunakan third party seperti acronis ataupun Norton Ghost.

2. Matikan proses virus wsrcipt.exe (C:\WINDOWS\System32\wscript.exe)

Bisa menggunakan Process Explorer atau misc. tool pada HijackThis..

3. Hapus file virus database.mdb di My Documents..

4. Hapus file duplikat virus..

Untuk proses penghapusan, anda bisa menggunakan fasilitas search pada Windows.. Pada “More advanced options”, pastikan option “Search system folders” dan “Search hidden files and folders” keduanya telah dicentang.

Search file dengan nama autorun.inf ukurannya 8 KB
Search file dengan nama Thumb.db ukurannya 8 KB
Search file dengan ekstensi .lnk.lnk ukurannya 1 KB
Hapus semua file yang ditemukan..

Untuk lebih memudahkan proses pencarian yang sekaligus menghapus file yang ditemukan, anda bisa menggunakan software UTool, sebuah freeware yang dapat anda download secara gratis di SINI. Program ini akan secara otomatis mencari dan kemudian menghapus file-file yang diinginkan (lihat gambar).

utool

5. Hapus registry Autorun yang dibuat virus dengan menggunakan HijackThis..
Cari di bagian HKCU\..\Run: yang berhubungan dengan file database.mdb (pada gambar namun file database.mdb udah saya hapus)

regedit_run

Untuk lebih memantabkan proses pencegahan dan melindungi komputer kita dari serangan virus lokal yang sangat memusingkan ini, anda dapat melakukan hal-hal berikut:

1. Setelah proses instalasi windows, segera matikan system restore.

2. Install software third party misal Tweak UI atau Magic Tweak untuk mendisable autorun dan mencegah teraktivasinya file-file .inf. Mungkin pada Windows XP Professional, proses menon-aktifkan autorun bisa dilakukan dengan mudah, namun pada versi Win XP Home, anda memerlukan software ini. Tambahan informasi, program MagicTweak selain berfungsi menon-aktifkan autorn dapat juga digunakan untuk mencegah dijalankannya file-file .inf File autorun.inf yang biasanya merupakan awal dari berjangkitnya virus akan secara otomatis diubah menjadi murni file txt alias notepad oleh program ini dan dia tidak lagi bisa dieksekusi. Ini sangat membantu jika memang secara tidak sengaja kita mengaktifkan atau mengeksekusi autorun.inf meski proses autorun sudah didisable untuk semua drive (termasuk flash disk).

3. Setelah semua proses instalasi windows, driver, program, dan lain-lain telah selesai, segera backup image system anda menggunakan software macam Acronis True Image atau Norton Ghost, sehingga jika nanti ada masalah yang tidak dapat anda selesaikan dengan mudah, anda dapat merestoreasi backup system tersebut.

4. Jika perlu, instal juga Deep Freeze apabila komputer anda digunakan oleh banyak orang, sehingga settingan komputer tidak akan berubah-ubah.

5. Update info: Ciri-ciri virus terdapatnya virus shortcut pada flashdisk dapat diketahui dengan perbedaan icon flashdisk tersebut yang biasanya berbentuk seperti icon drive menjadi berubah seperti icon folder. Jika menemui icon seperti ini, berarti dalam flashdisk tersebut terdapat virus. Gunakan explorer dan buka flashdisk lewat explorer (jangan klik 2x dari my computer) dan hapus file autorun dan file2 tersangka virus lainnya secara manual dengan menekan shift + DEL (supaya tidak tersangkut di recycle bin). Rata-rata virus lokal dapat dicegah dengan cara manual seperti ini asalkan OPSI DISABLE AUTORUN pada windows dan/atau MagicTweak telah diaktifkan, dan juga OPSI DISABLE .INF FILE pada MagicTweak telah diaktifkan (lihat gambar).

icon_flash

autorun_disable

Semoga informasi ini dapat membantu dan membuat kita lebih hati-hati jika menemui virus-virus lokal. Jangan sampai kita menjadi korban dan pekerjaan kita terbengkelai karena harus ngurusi virus. sumber dr http://www.ekowahyu.com/


Read More......

Mengenal lebih dekat AUTORUN.INF

Mungkin sebagian besar kita sudah mengetahui apa itu Autorun.inf, tetapi saya yakin masih banyak juga yang belum tahu atau masih kurang tepat memahami tentang file autorun.inf ini. Hal ini terbukti masih sering kita dengan orang bertanya tentang virus Autorun.Inf, bagaimana cara menghapusnya dan lain-lainnya.

Kali ini akan dibahas sedikit lebih dalam mengenai Autorun.inf, semoga yang sudah tahu

semakin tahu dan yang belum tahu mulai sedikit paham tentang autorun.inf, baik struktur yang ada didalamnya, manfaat, bahaya dan cara mematikan autorun.inf.

Autorun atau autoplay merupakan fasilitas di sistem operasi yang berfungsi menjalankan file secara otomatis ketika media seperti CD-ROM, DVD-ROM, Flash disk dan lainnya di masukkan/pasang di komputer. Sehingga ketika berbagai media tersebut dimasukkan, tanpa kita menjalankan apapun, ada program yang akan otomatis berjalan sendiri. Fitur ini biasa dimanfaatkan dalam CD Driver yang disertakan ketika membeli motherboard / VGA. Tetapi saat ini tidak dipungkiri malah dimanfaatkan sebagai media penyebar virus, terutama melalui flashdisk. Apalagi dengan penggunaan flashdisk yang sudah seperti jamur di musim hujan..

Sedangkan file Autorun.inf sendiri merupakan file yang berisi instruksi tertentu, tentang apa yang otomatis dijalankan ketika media seperti flashdisk/CD dimasukkan ke komputer. Instruksi ini dapat berupa perintah untuk menjalankan file exe.

STRUKTUR AUTORUN.INF

Autorun.inf hanya berupa text file biasa dan bisa dibuka dengan text editor seperti notepad. Ada baris-baris kode yang umum dijumpai didalamnya. Sebenarnya ada beberapa bagian (Key) yang bisa ditulis di autorun, yaitu [Autorun], [Content], [ExclusiveContentPaths], [IgnoreContentPaths], dan [DeviceInstall]. Disini hanya akan dibahas beberapa struktur [Autorun] saja, karena memang ini yang sering kita lihat ( selengkapnya bisa di baca disini )

Open

Perintah ini akan otomatis menjalankan file exe yang ada. Misalnya sebagai berikut

Open=setup.exe ( akan menjalankan file setup.exe yang berada satu direktory dengan autorun /root direktory)

Open=virus\inivirus.exe (akan menjalankan file inivius.exe yang ada di folder virus)

action

Untuk menampilkan nama/pesan ketika muncul Autoplay dialog.

shellexecute

Hampir sama dengan perintah Open, tetapi bisa juga untuk selain file exe, termasuk link website dan bisa ditambah dengan parameter sesudah nama file. Contoh :

shellexecute=http://ebsoft.web.id

action=Kunjungi ebsoft.web.id

icon

Untuk memberi icon di media yang dipakai (yang berisi autorun.inf). Bisa menggunakan file .ico, .exe .dll maupun .bmp. Contohnya :

icon=MyProg.exe,1

icon=myicon.ico

label

untuk memberi label (nama) pada media yang digunakan (nama drive CD-ROM atau flashdisk yang berisi autorun.inf tersebut.

label=Flashdisk Hebat

shell

Untuk menampilkan menu ketika klik kanan drive yang bersangkutan. Misalnya contoh berikut :

shell\menu baru=buka file contoh

shell\menu-baru\command=notepad "file-contoh.txt"

shell=menu baru

dengan kode diatas, maka ketika kita klik kanan drive-nya akan muncul menu “buka file contoh”. jika baris pertama dihilangkan maka menunya “menu baru”. dan ketika menu tersebut di klik akan dijalankan notepad dengan membuka file “file-contoh.txt”. Jadi ketika baris kode tersebut saling berhubungan. Jika baris 1 da 3 sama-sama digunakan maka baris 3 akan diabaikan.

Selanjutnya ketika fasilitas Autorun di hilangkan / di non aktifkan, maka program di open dan shellexecute tidak akan berjalan secara otomatis. Tetapi label, icon dan menu klik kanan tetap akan tampil. Agar lebih aman, maka kita bisa me-nonaktifkan fasilitas Autorun ini. bagaimana caranya ? Berikut penjelasannya :

Berbagai cara Me-nonaktifkan fasilitas Autorun di Windows
  • Menekan dan menahan tombol Shift ketika kita memasang/memasukkan Flashdisk/CD-ROM ( tidak berjalan di windows Vista).
  • Me-nonaktifkan melalui Registry
  • Memanfaatkan fasilitas gpedit.msc

Me-nonaktifkan Autorun melalui Registry

  1. Buka Registry Editor, Start Menu > Run, ketikkan Regedit
  2. Buka Key berikut : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
  3. Jika ada Key NoDriveTypeAutoRun, maka double klik dan isi nilainya dengan salah satu nilai berikut :
  4. Jika Key NoDriveTypeAutoRun tidak ada maka buak dengan cara klik kanan, pilih New > Binary Value. Kemudian beri nama NoDriveTypeAutoRun, dan isi nilainya ( double klik) dengan nilai diatas.

  5. Langkah diatas hanya berefek di User yang bersangkutan. Agar berefek di semua pengguna komputer, lakukan hal yang sama untuk Key : HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\
Jika masih menggunakan Win 9x/ME maka caranya sedikit berbeda. Selengkapnya bisa dibaca artikel disini. Lebih jauh tentang caranya bisa dibaca juga artikel berikut : Mencegah virus menular melalui Flashdisk

Memanfaatkan fasilitas gpedit.msc

Ini bisa dilakukan untuk pengguna Windows 2000, Server 2003 dan Windows XP Professional, langkah-langkahnya sebagai berikut :
  1. Dari Start Menu > Run, ketikkan gpedit.msc lalu klik OK.
  2. Pilih Computer Configuration > Administrative Template dan klik System
  3. Di panel Settings, klik kanan Turn off Autoplay dan klik Properties ( di windows 2000, namanya Disable Autoplay)
  4. Klik Enabled kemudian pilih All drives di box Turn off Autoplay untuk mematikan fasilitas autorun di semua drive.
  5. Klik OK, dan tutup window dialog tersebut.
  6. Restart Komputer.
Untuk Pengguna Windows Vista, caranya sebagai berikut :
  1. Dari Start Menu ketikkan Gpedit.msc di box Start Search lalu tekan enter ( mungkin akan di tampilkan perintah untuk memasukkan password administrator)
  2. Di bagian Computer Configuration pilih Administrative Templates lalu pilih lagi Windows Components klik Autoplay Policies
  3. Di panel Details, double klik Turn off Autoplay
  4. Klik Enabled dan pilih All drives di box Turn off Autoplay untuk me-nonaktifkan Autorun di semua drive.
  5. Restart Komputer.

Jika cara diatas tidak berhasil menon aktfkan autorun, maka kemungkinan perlu download update sesuai dengan versi windows yang digunakan. Detailnya sebagai berikut :

Referensi :
http://en.wikipedia.org/wiki/Autorun.inf
http://support.microsoft.com/kb/953252/en-us
http://www.dailycupoftech.com/usb-drive-autoruninf-tweaking/
http://msdn.microsoft.com/en-us/library/bb776823.aspx

sumber dr http://ebsoft.web.id

Read More......

Kamis, 16 Oktober 2008

Photo

di Parang Tritis jadi kangen pingin kesana lagi
Waktu Pulang Kampung ini pas di Jalan di Lumajang (istirahat)
kalau ini pas di gunung kumiter Jember


ini digunung Kumitir Jember juga
ini juga di gunung kumitir ademm..
kalau ini sore - sore dipinggir kali
:)
kalau ini di Sengkaling Malang
ini Air Terjun Cuban Rondo
ini Juga Cubanrondo

ini di Masjid Turen





Read More......

Selasa, 03 Juni 2008

Mengembalikan file yang hilang dari flashdisk

Satu hal yang paling membuat kita kesal apabila terserang virus adalah,semua file file penting yang terinfeksi virus akan rusak bahkan sampai hilang.Apalagi semua file penting kita telah dibackup ke flashdisk.tapi ternyata flashdisk kitapun terserang virus maka semua data yang ada dalam flashdiskpun hilang.
Jika anda merasa ada yang aneh pada flashdisk misalnya data data yang baru anda copy tiba tiba hilang.Scan flashdisk dengan antivirus.Biasanya antivirus hanya dapat membunuh virus tapi tidak dapat mengembalikan file file yang telah hilang karena virus.Sebenarnya file file tersebut tidak hilang tapi hanya disembunyikan oleh virus itu.Cara untuk mengembalikan file yang hilang tersebut adalah sebagai berikut:


1.masuk ke Dos...bisa ketik Run-cmd

2.ketikkan *.*/A:H /S
penjelasan: Dimana /a:h untuk menampilkan file dalam mode hidden, dan /s untuk mencari di seluruh folder. Dan ada beberapa file hidden yang muncul, setelah dikonfirmasi ternyata memang itulah file-file yang dicari. Maka saya jalankan perintah untuk melihat attribut file-file tersebut dengan perintah :

ATTRIB

Setelah diketahui bahwa file-file tersebut memiliki attribut H dan S (yang berarti Hidden dan System), maka saya jalankan perintah untuk mengembalikan file-file tersebut supaya tidak tersembuyi lagi dengan perintah :

ATTRIB -H -S

Dan… file itu kembali.........

Semoga membantu!!!

Read More......

Magical jelly bean keyfinder

pernakah suatu kali anda lupa CD key/product windows anda?jika itu terjadi anda tinggal melihat di cover belakang CD istallasi...
Bagaimana jika ternyata cover CD istalasi anda hilang atau terhapus juga?

Tenang saja masih ada cara lain yang lebih ampuh untuk mengembalikan ingatan anda...heheh...


gunakan saja sebuah software ajaib bernama "magical jelly bean keyfinder"
APA???anda tidak punya programnya..hm...baiklah karena saya baik hati dan tidak sombong(heheh)

silahkan anda download disini...



Ok anda sudah mendownloadnya..sekarang akan saya jelaskan lebih lanjut tentang software ini
keyfinder yang dibuat oleh magical jelly bean software dapat menampilkan product ID/CD key dari insatallasi windows 95/98/ME/NT4/2000/XP,windows server 2003,windows vista,office XP,dan office 2003.
software ini tidak memerlukan proses installasi,jadi jalankan saja file keyfinder.exe yang terdapat didalam file.zip nya.
kelebihan lain dari software ini adalah,ia dapat meng-copy,mencetak atau menyimpan product ID/CD key kedalam bentuk teks.ia juga bahkan dapat menemukan CD key windows lain yang terhubung ke network..

Read More......

Mematikan 30 Days Trial pada software demo

Banyak sekali perusahaan perusahaan software sebelum meluncurkan product software terbaru mereka,meluncurkan versi demonya terlebih dahulu.ini bertujuan agar kita mencobanya terlebih dahulu,jika berminat baru kita membelinya...


Biasanya versi demo yang diberikan oleh perusahaan di batasi oleh jangka waktu tertentu.kebanyakan 30 hari (30 Day Trial).kalo untuk game biasanya dihitung menggunakan jam..bisa 20 atau 30 jam.ada juga yang tidak menggunakan waktu tapi dibatasi penggunaan feature feature tertentu dengan kata lain ada tool tol yang sengaja di nonaktifkan alias gak ada.untuk software yang menggunakan hitungan waktu,biasanya hitungan dimulai pada saat pertama kali kita menginstall program tersebut.setelah lewat dari hari yang telah ditentukan tersebut kita sudah tidak dapat mengaktifkan dan menggunakan software atau game itu lagi.Jika ingin tetap menggunakannya terpaksa harus merogoh kantong untuk membelinya.yang lebih hebatnya lagi..software yang telah lewat masa/batas waktunya tidak dapat diinstall lagi di komputer yang sama.

Sebenarnya kita bisa mematikan time trial(batas waktu) ini dengan meloncati time trial pada saat proses penginstallan.itupun kalo anda mengerti tentang bahasa assembler...jadi bagaimana kalo kita tidak mengerti bahasa tersebut?tenang saja seperti biasa masih ada cara lain yang dapat kita lakukan.Tentunya dengan menggunakan sebuah aplikasi pintar bernama CrackLock..
download disini atau kunjungi http://www.crack.ms/cracks/crack.ms?id=796015

setelah kita aktifkan aplikasi ini dan memfreeze waktu yang kita tentukan lalu Bom... mati dah tuch hitungannya (jadi bego gitu). untuk mengetest apakah timetrialnya berhasil di freeze kamu tinggal majukan saja tanggalan kamu yang ada di tray pojok kanan bawah dengan memajukan tanggal 2 hari, 10 hari terserah kamu dan lihat apakah timetrial pada soft yang kamu freeze berjalan atau tetep mati

Gimana?selamat mencoba!!!

Read More......

Rabu, 09 April 2008

Mempercepat Kinerja Windows XP

Berikut ini adalah trick2 simple untuk mempercepat windows. efektifitas trik2 ini mungkin berbeda2, tip2 berikut mungkin bisa membuat komputer anda tidak stabil. maka. PROCEED WITH CAUTION. Juga jangan lupa lakukan backup registry sebelum tweaking.Quote:Cara Back up registrystart>run>regedit>file>exportkasih nama backup .reg anda klik okdone

1. Mendisable Service Windows yg tidak diperlukan.Karena windows ditujukan untuk berbagai user dan tugas, maka windows membuat service yg sebenarnya tidak tidak terlalu diperlukan. Service2 berikut ini seringkali memakan resouce yg tidak sedikit, dengan mendisable (me-non-aktif-kan) maka komputer kita bisa mendapatkan sedikit boost karenanya.


Quote:
* Alerter* Clipbook* Computer Browser* Distributed Link Tracking Client* Fast User Switching* Help and Support - (Jika anda mengunakan windows help, maka langkah ini diskip aja)* Human Interface Access Devices* Indexing Service* IPSEC Services* Messenger* Netmeeting Remote Desktop Sharing* Portable Media Serial Number* Remote Desktop Help Session Manager* Remote Procedure Call Locator* Remote Registry* Remote Registry Service* Secondary Logon* Routing & Remote Access* Server* Telnet* TCP/IP NetBIOS Helper* Upload Manager* Universal Plug and Play Device Host* Wireless Zero Configuration -(Jangan didisable jika anda mengunakan Wireless)* Workstation
Cara mendisable service diatas:
1. Klik start>Run>ketik “services.msc”2. Dobel klik service yg hendak diubah3. Ubah startup type menjadi ‘Disable”
2. Matikan System restoreSystem restore bisa bermanfaat jika komputer bermasalah, akan tetapi semua restore point yg disimpan bisa memakan ruangan yg cukup besar di harddisk. System restore membebani karena selalu memonitor sistem, dengan mendisable system restore maka sebagian resorce bisa dialokasikan untuk hal yg lain.
1. Buka Control Panel2. Klik Performance and Maintenance3. Klik System4. Klik System Restore tab5. Klik ‘Turn off System Restore on All Drives’6. Klik ‘Ok’
3. Defrag PagefileKeeping your pagefile defragmented can provide a major performance boost. One of the best ways of doing this is to creat a separate partition on your hard drive just for your page file, so that it doesn’t get impacted by normal disk usage. Another way of keeping your pagefile defragmented is to run PageDefrag. This cool little app can be used to defrag your pagefile, and can also be set to defrag the pagefile everytime your PC starts. To install:
1. Download and Run PageDefrag,2. kasih centang pada “Defrag at next Reboot”,3. Klik OK4. Reboot
4. Mempercepat akses Folder - dengan mendisable Last Access Update.
Jika anda memiliki banyak folder dan subdirectories, maka akses ke Direktory2 Windows XP terasa sangat berat dan seringkali cuman membuang waktu. Dengan mengupdate time stamp di registry, yaitu last access update untuk semua sub directory. Proceed with caution: Langkah berikut bukan untuk N00bie
1. Start>Run>regedit2. “HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\C ontr ol\FileSystem”3. Klik kanan di bagian yg kan (cari area yg kosong), lalu pilih ‘DWORD Value’4. Bikin DWORD Value dengan nama ‘NtfsDisableLastAccessUpdate’5. Klik kanan pada value baru terus pilih ‘Modify’6. Ubah data menjadi ‘1′7. Klik ‘OK’
5. Me-non-aktifkan Microsoft System SoundsSecara default MS sound systems membuat komputer berbunyi/bersuara ketika booting awal, shutdown, error, dll. Skenario suara windows jelas2 membuat komputer lebih lambat (terutama dalam waktu shutdown dan booting awal), untuk me-non-aktifkan silahkan ikuti langkah berikut:1. Buka Control Panel2. Klik Sounds and Audio Devices3. Klik tab Sounds4. Pilih “No Sounds” dari Sound Scheme5. Klik “No”7. Klik “Apply”8. Klik “OK”
6. Mempercepat waktu BootFitur yg lumayan asik dari Windows XP adalah kemampuan untuk mendefrag ketika ada dalam proses booting. Boot Defrag pada prinsip menata file2 yg relevan dengan booting secara berurutan. Secara default fitur ini telah diaktifkan pada beberapa Build Windows, tapi beberapa build windows tidak, ada baiknya kalo kita cross check terhadap fiotur yg satu ini.1. Start Menu>Run2. Regedit3. HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Dfrg\BootOpt imizeFunction4. Cari “Enable” dibagian kanan regedit5. Klik “Modify”6. Pilih “Y to enable”7. Reboot
Tambahan:Bootvis juga bisa dicoba, untuk memangkas waktu boot dengan manufer yg manis.
7. Mempercepat Performa SwapfileJika anda memiliki ram lebih besar dari 256MB bisa dibilang tweaking yg ini akan membuat sistem anda berjalan lebih cepat. Tweaking ini pada dasarnya PC kita mengunakan setiap byte dari memori fisik yg terpasang di komputer kita, SEBELUM mengunakan swap file.1. Start>Run2. “msconfig.exe”>ok3. Klik tab System.ini4. Klik tanda plus pada tab 386enh5. Klik kotak new kemudian ketik “ConservativeSwapfileUsage=1″6. Klik OK7. Restart
8. Mempercepat Loading Windows MenuTweak ini adalah tweaking fav saya, karena akan komputer kita terasa lebih cepat. Tweaking ini membuang waktu delay ketika kita mengklik menu dan windows XP menampakkan Menu.1. Start>Run2. Regedit>Ok3. “HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\”4. Pilih/Sorot “MenuShowDelay”5. Klik kanan dan pilih “Modify’6. Ketik angka “100″Angka 50-150 adalah kisaran yg baik, bisa disesuaikan dengan Mood anda
9. Mempercepat Loading Program.Tweaking ini bisa berjalan untuk sebagian besar program. Jika program tidak mau loading seperti yg diharapkan, silahkan aja dikembalikan ke setting semula.1. Klik kanan pada icon/shortcut yg berkaitan dengan program.2. properties3. Pada kotak ‘target’, tambahkan ‘ /prefetch:1′ diakhir kalimat.4. Klik “Ok”gampang kan, Program akan loading lebih cepat.
10. Mempercepat Shutdown Windows XP.Tweaking ini mengurangi waktu tunggu secara otomatis ketika windows sudah menerima instruksi untuk shutdown.1. Start>Run2. ‘Regedit’>OK3. ‘HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\’4. Sorot ‘WaitToKillAppTimeout’5. Klik kanan dan pilih modify6. Ubah value menjadi ‘1000′7. Klik ‘OK’8. Sorot ‘HungAppTimeout’9. Klik kanan dan pilih modify10. Ubah value menjadi ‘1000′11. Klik ‘OK’12. ‘HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop’ sorot WaitToKillAppTimeout’13. Klik kanan dan pilih modify15. Ubah value ke ‘1000′16. Klik ‘OK’17. ‘HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Contr ol\’ sorot ‘WaitToKillServiceTimeout’19. Klik kanan dan pilih modify20. Ubah value menjadi ‘1000′21. Klik ‘OK’

Quote:
Tip2 berikut ini berkaitan dengan bagaimana Windows “dibebaskan” dari beban2 yg mengakibatkan sistem jadi lambat dan kurang responsifMembersihkan Prefetch File untuk meningkatkan Performa Windows.Fitur ini cukup efisien dalam meningkatkan agresifitas windows tapi tidak perlu mengutak-utik registry. Yg diperlukan adalah mendelete isi directory/folder prefetch. Prefetch adalah directory yg berisi link2 yg kadaluarsa. Link2 yg semakin menumpuk bisa memperlambat komputer anda secara signifikan. Directory prefetch ada di c:windows/prefetch, membersihkan prefetch 2-3 minggu sekali cukuplah untuk pemakaian standar.Mendisable Prefetch untuk Sistem dengan memory yg kecil (256MB kebawah)Jika sistem anda cuman 128MB. Windows prefetch akan melumpuhkan sistem anda karena prefetch berusaha nge-load, link2 lama dengan tujuan mempercepat komputer, tapi prefetch itu spt pedang mata dua, karena terlalu banyak yg di load justru komputer bukannya tambah cepat, tapi malahan jadi lambat. Karena sebagian besar memori idle disedot untuk hal.
Cara mendisable Prefetch

Quote:
1. start>run>regedit2. [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory Management\PrefetchParameters\EnablePrefetcher];3. Dobel klik isi 0 untuk menDisable.4. reboot.
Booting lebih cepat dengan mengurangi beban Font.

Quote:
Setiap kali windows booting selalu melakukan loading font2 yg terdaftar di windows. Jika anda bukan desainer grafik, tentu saja ngggak semua font itu digunakan. Saran saya adalah memindahkan font2 di folder lain.1. Bikin foler baru2. Masuk ke “Fonts” di Control Panel.3. Sorot group font yg akan di pindah.4. Pindahkan ke folder yg baru, atau untuk mudahnya klik kanan lalu pindahkan ke My Documents.5. Reboot, jika anda membutuhkan font yg telah dipindahkan tadi, caranya copy dan paste ke directory font yg lama.
Mempercepat dengan mensetting ulang Prefetcher.

Quote:
Fitur ini cukup unik di Windows XP, dan jika dilakukan dengan benar hasilnya terasa sangat jozzzz, yg hendak kita lakukan adalah mensetting ulang folder cache yg ada di windows kita.1. start>run>regedit2. [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory Management\PrefetchParameters\EnablePrefetcher]3. ada 3 pilihan yaitu 0-Disable, 1-App launch prefetch, 2-Boot Prefetch, 3-Both (”3″ adalah yg direkomendasikan).4. reboot.Setting ulang ini akan mengurangi waktu booting dan waktu yg diperlukan untuk loading program.
Tweaking memory.

Quote:
Nggak cuman overclock di BIOS yg bisa mempercepat laju komputer , tapi tweaking ini nggak boleh dilewatkan. Tweaking ini disarankan bagi mereka yg memiliki kapasitas memory sebesar 512MB keatas.1. start>run>regedit2. HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session
Manager\Memory Management

Quote:
1.DisablePagingExecutive -dobel klik masukan desimal 1 -point ini mengaakibatkan windows XP menyimpan data di memory, ketimbang mengakses page file di harddisk.2.LargeSystemCache -dobel klik masukan desimal 1- - tweak inimengijinkan kernel windows jalan di memory, bener2 jozz gandhoz dan mak nyozzz kalo dilakukan dengan bener. so be careful.
Windows XP Icon Cache

Quote:
Seberapa banyak diantara rekan2 yg mengalami icon lag ketika mengunakan windows? Icon2 yg ada di desktop serasa lama sekali untuk muncul. Jangan kuatir jika anda mengalami hal ini. Icon di desktop mengunakan cache, dan ketika cache sudah menumpuk maka access dari desktop ke icon terasa sangat lambat apa yg perlu dilakukan? Silahkan delet atau hapus Iconchace.db yg ada di directory (/Documents) dan di (Settings/Username/Local Settings/Application Data). Ketika anda mendelete seketika itu juga windows akan bikin yg baru. dan yg pasti icon cache yg baru lebih ‘enteng’ bagi windows.*pastikan opsi show hidden files and folder diaktifkan sebelum mendelete iconcache.db
Memaksimalkan Koneksi Internet

Quote:
56K TweaksPendahuluanSalah satu sumber frustasi penguna internet adalah lambatnya koneksi internet, spt yg anda alami koneksi internet terkadang sangat lambat. Meski tertulis 56k output sesungguhnya dari dial up internet adalah 53.3k, dan rata2 pemakai dial up memperoleh koneksi 40k-50k, cukup lumayan untuk untuk standar dial up. Dalam angka 40k-50k maka througput maksimal adalah sebesar 6k per second.Langkah-langkah
1. Download driver terbaru untuk modem anda.2. Langkah kedua adalah “membersihkan” jalur telepon dari gangguan listrik statis, listrik statis mampu menurunkan koneksi internet secara signifikan. Dan meski melakukan tidak ada tweaking dari Windows yg bisa kita lakukan untuk mengatasi gangguan listrik statis.3. Download cablenut
Setting TCP/IP anda dan AFD registry untuk mencapai performa maksimal.berikut ini adalah setting untuk cable nut 56k
DefaultReceiveWindow = 8192DefaultSendWindow = 4096DisableAddressSharing = 1InitialLargeBufferCount = 20InitialMediumBufferCount = 48InitialSmallBufferCount = 64LargeBufferSize = 40960MaxFastTransmit = 6400MediumBufferSize = 15040PriorityBoost = 0SmallBufferSize = 1280TransmitWorker = 32FastSendDatagramThreshold = 1024EnableFastRouteLookup = 1EnablePMTUDiscovery = 1IgnorePushBitOnReceives = 0GlobalMaxTcpWindowSize = 8760MaxFreeTcbs = 4000MaxHashTableSize = 8192MaxNormLookupMemory = 1500000SackOpts = 1SynAttackProtect = 1Tcp1323Opts = 0TcpLogLevel = 1MaxDupAcks = 3TcpMaxHalfOpen = 100TcpMaxHalfOpenRetried = 80TcpRecvSegmentSize = 1460TcpSendSegmentSize = 1460TcpTimedWaitDelay = 30TcpUseRFC1122UrgentPointer = 0TcpWindowSize = 8760MaxConnectionsPer1_0Server = 8MaxConnectionsPerServer = 4DefaultTTL = 128DisableUserTOSSetting = 0TcpMaxDataRetransmissions = 6DefaultTOSValue = 90
Tweak lain yg bisa dicoba,

Quote:
Control panel>phone modem properties>modems>sorot modem anda>propertiesGeneral tab:Maximum port speed – 115,200Extra SettingsMasukan extra settings sesuai kebutuhan anda, referensi website yg menyedia extra settings adalah sbb:Spy.net56K.comWest.netModemHelp.org
Advanced port settingskasih centang “use FIFO buffers” kemudian slider barnya di geser ke paling kanan.
Ubah default preferences:Port Speed - 115,200Data Protocol - Standard ECCompression - enabledFlow Control – hardware
Advanced:Data bits – 8Parity – NoneStop Bits - 1Modulation – Standard
Masuk ke Network and Dialup Connections dan klik kanan pada Icon ISP anda dan plilih properties
General tab:Sorot modem dan pilih configure “configure”, pilih maximum speed 921,600 dan dan di “hardware features” pastikan semua kotak dicentang.
Networking tab:Uninstall semua protocol yg tidak dipakai, Jika komputer anda adalah stand alone PC maka yg diperlukan adalah TCP/IP saja.
Pilih kotak settings pastikan semua kotak dicentang.
Setting COM port:Klik kanan My Computer lalu pilih properties - hardware - device manager - pilih COM port yg dipakai - port settings - bits per second 128000.
yahh, segitu dulu beberapa trik buat mempercepat windows.. dapet dari tetangga sebelah nih . 1 hal yang harus diingat ” BACKUP REGISTRY ANDA SEBELUM MELAKUKAN TWEAKING !!! “

Berikut trik-trik untuk mempercepat Windows XP, efektifitas trik-trik ini mungkin berbeda2, tip-tip berikut mungkin bisa membuat komputer anda tidak stabil. maka. PROCEED WITH CAUTION. Juga jangan lupa lakukan backup registry sebelum tweaking.
1. Mempercepat akses Folder - dengan mendisable Last Access Update.
Jika anda memiliki banyak folder dan subdirectories, maka akses ke Direktory2 Windows XP terasa sangat berat dan seringkali cuman membuang waktu. Dengan mengupdate time stamp di registry, yaitu last access update untuk semua sub directory. Proceed with caution: Langkah berikut bukan untuk N00bie
1. Start>Run>regedit 2. “HKEY_LOCAL_MACHINESystemCurrentControlSetContr olFileSystem” 3. Klik kanan di bagian yg kan (cari area yg kosong), lalu pilih ‘DWORD Value’ 4. Bikin DWORD Value dengan nama ‘NtfsDisableLastAccessUpdate’ 5. Klik kanan pada value baru terus pilih ‘Modify’ 6. Ubah data menjadi ‘1′ 7. Klik ‘OK’
2. Me-non-aktifkan Microsoft System Sounds Secara default MS sound systems membuat komputer berbunyi/bersuara ketika booting awal, shutdown, error, dll. Skenario suara windows jelas2 membuat komputer lebih lambat (terutama dalam waktu shutdown dan booting awal), untuk me-non-aktifkan silahkan ikuti langkah berikut: 1. Buka Control Panel 2. Klik Sounds and Audio Devices 3. Klik tab Sounds 4. Pilih “No Sounds” dari Sound Scheme 5. Klik “No” 7. Klik “Apply” 8. Klik “OK”
3. Mempercepat waktu Boot Fitur yg lumayan asik dari Windows XP adalah kemampuan untuk mendefrag ketika ada dalam proses booting. Boot Defrag pada prinsip menata file2 yg relevan dengan booting secara berurutan. Secara default fitur ini telah diaktifkan pada beberapa Build Windows, tapi beberapa build windows tidak, ada baiknya kalo kita cross check terhadap fiotur yg satu ini. 1. Start Menu>Run 2. Regedit 3. HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftDfrgBootOpt imizeFunction 4. Cari “Enable” dibagian kanan regedit 5. Klik “Modify” 6. Pilih “Y to enable” 7. Reboot
Tambahan: Bootvis juga bisa dicoba, untuk memangkas waktu boot dengan manufer yg manis.
4. Mempercepat Performa Swapfile Jika anda memiliki ram lebih besar dari 256MB bisa dibilang tweaking yg ini akan membuat sistem anda berjalan lebih cepat. Tweaking ini pada dasarnya PC kita mengunakan setiap byte dari memori fisik yg terpasang di komputer kita, SEBELUM mengunakan swap file. 1. Start>Run 2. “msconfig.exe”>ok 3. Klik tab System.ini 4. Klik tanda plus pada tab 386enh 5. Klik kotak new kemudian ketik “ConservativeSwapfileUsage=1″ 6. Klik OK 7. Restart
5. Mempercepat Loading Windows Menu Tweak ini adalah tweaking fav saya, karena akan komputer kita terasa lebih cepat. Tweaking ini membuang waktu delay ketika kita mengklik menu dan windows XP menampakkan Menu. 1. Start>Run 2. Regedit>Ok 3. “HKEY_CURRENT_USERControl PanelDesktop” 4. Pilih/Sorot “MenuShowDelay” 5. Klik kanan dan pilih “Modify’ 6. Ketik angka “100″ (aslinya 400)Angka 50-150 adalah kisaran yg baik, bisa disesuaikan dengan Mood anda
6. Mempercepat Loading Program. Tweaking ini bisa berjalan untuk sebagian besar program. Jika program tidak mau loading seperti yg diharapkan, silahkan aja dikembalikan ke setting semula. 1. Klik kanan pada icon/shortcut yg berkaitan dengan program. 2. properties 3. Pada kotak ‘target’, tambahkan ‘ /prefetch:1′ diakhir kalimat. 4. Klik “Ok” gampang kan, Program akan loading lebih cepat.
7. Mempercepat Shutdown Windows XP. Tweaking ini mengurangi waktu tunggu secara otomatis ketika windows sudah menerima instruksi untuk shutdown. 1. Start>Run 2. ‘Regedit’>OK 3. ‘HKEY_CURRENT_USERControl PanelDesktop’ 4. Sorot ‘WaitToKillAppTimeout’ 5. Klik kanan dan pilih modify 6. Ubah value menjadi ‘1000′ (aslinya 20000)7. Klik ‘OK’ 8. Sorot ‘HungAppTimeout’ 9. Klik kanan dan pilih modify 10. Ubah value menjadi ‘1000′ 11. Klik ‘OK’ 12. ‘HKEY_USERS.DEFAULTControl PanelDesktop’ sorot WaitToKillAppTimeout’ 13. Klik kanan dan pilih modify 15. Ubah value ke ‘1000′ (aslinya 20000)16. Klik ‘OK’ 17. ‘HKEY_LOCAL_MACHINESystemCurrentControlSetContr ol’ sorot ‘WaitToKillServiceTimeout’ 19. Klik kanan dan pilih modify 20. Ubah value menjadi ‘1000′ 21. Klik ‘OK’

sumber : Arfan Kusuma Putra

Read More......